Selasa, 09 November 2010

-Cerpen-

PERCIKAN PEMIKIRAN
By : Stern Abend
    Siang itu sedang berlangsung diskusi  PERDAMI (Persatuan Pemuda-Pemudi) se-Bogor,  topik kali ini adalah perbedaan derajat kaum hawa dan kaum adam . Tampak seorang remaja putri yang sedang berbicara dengan semangat 45nya menyampaikan argumennya didepan seluruh peserta rapat saat itu,.  Dialah Sanft, dengan kelantangan suaranya dia berbicara mengenai emansipasi wanita yang selama ini dia perjuangkan di depan teman ? temannya dan membantah semua omongan-omongan yang mengatakan kalau wanita itu tak pantas sederajat dengan laki - laki. Di matanya wanita adalah sosok yang pantas untuk turut serta dalam kegiatan ataupun organisasi manapun karena zaman sekarang adalah zaman emansipasi wanita.
    
Sekarang adalah zaman emansipasi wanita, dimana kaum hawa harus memiliki derajat yang sama dengan kaum adam dimanapun dia berada. Tapi mana buktinya?? Di zaman ini wanita masih saja dianggap remah oleh kaum adam. Mereka masih saja semena-mena memperlakukan wanita, menelantarkan wanita seperti sampah dan menyakiti wanita dengan rasa tak berdosah  ucapnya dengan suara yang menggelegar sehingga mambuat separuh peserta rapat mengangguk

    Tiba-tiba salah satu peserta rapat menganggkat tangannya
    Meskipun sekarang zaman emansipasi, kaum hawa tetap saja tidak akan bisa sederajat dengan kaum adam.  Kaum hawa tak pantas untuk menempati tempat yang sama dengan kaum adam karena wanita itu sudah kodratnya berada dibelakang laki-laki dan tidak bisa berdampingan dengan laki-laki bagaimanapun situasi dan kondisinya. Kaum hawa bisa sederajat dengan kalian para kaum adam asalkan wanita ? wanita zaman sekarang mau berusaha untuk menyeimbangkan derajatnya dengan kaum lelaki. Memang kodrat wanita adalah mafmun lelaki tapi tidak disemua situasi dan kondisi. sanggahnya

    Tok tok tok . bunyi palu diketok tanda waktu diskusi sudah selesai. Sayang diskusi siang itu harus ditutup sebelum remaja putra itu menjawab sanggahan. Seluruh peserta  pun meninggalkan ruangan tempat diskusi dengan adu argument itu berlangsung. Saat melewati pintu keluar Sanft berpapasan dengan remaja putra yang tadi berdebat dengannya, tapi dia tak memperhiraukan anak muda itu dan terus saja berjalan menuju parkiran dimana mobil Volvo kesayanggannya telah menunggu. Baginya siapapun yang meremehkan wanita  adalah musuhnya.

    Kamu tadi keren banget  Sanft, salut aku. Memang bener kalau laki-laki selalu saja meremehkan perempuan. Padahal belum tentu laki-laki unggul dibanding perempuanh kagum Rain yang sependapat dengannya sambil membuka pintu mobil
    "Iya emank, makanya aku tadi langsung nyanggah cowo tadi, tapi sayang waktunya udah habis jadi nggak seru" jawabnya setelah itu mereka berdua pulang

    Keesokan harinya saat pelajaran Fisika berlangsung, tiba ? tiba pintu kelas Snaft diketuk oleh kepala sekolah. Setelah meminta izin dengan guru fisika, kepala sekolah berkata
    Maaf anak-anak, pelajaran kalian terganggu sebentar. Bapak kesini untuk memperkenalkan murid baru yang akan masuk di kelas ini. Jupiter,  silahkan masukh
    Selamat pagi semua, perkenalkan saya Jupiter. Salam kenal dan semoga kita bisa berteman baikh ucapnya seraya memandang keseluruh penjuru kelas
    Alangkah kagetnya Sanft ketika mengetahui siapa yang menjadi teman barunya sekarang. Jupiter, cowo yang kemarin sempat beradu argument dengan dirinya saat rapat umum PERDAMI.

    Kenapa dia bisa sekolah disini dan kenapa harus satu kelas dengan ku?? tanyanya dalam hati
    Setelah proses perkenalan maka berlanjutlah pelajaran fisika yang sempat terganggu sebentar. Tak lama bel istirahat pun berbunyi.  Sanft dan  Rain pergi menuju kantin tapi tidak dengan teman ? teman sekelas mereka. Seluruh anak kelas 2 IPA 2 sibuk berkenalan dengan Jupiter, manusia baru yang hadir ditengah ? tengah mereka.
    "Ihhc kenapa dia ada di sekolah kita?? Bukannya dia itu anak SMA Harapan Bangsa ya??" kesal Snaft
    Iya tuh , aku juga bingung. Kenapa dia ada di sekolah kita dan masuk kelas kita lagih sahut Rina
    Aduh, sebel aku Rin.. dia kan yang kemarin bilang kalau perempuan itu nggaf akan bisa sederajat dengan laki ? laki padahal kita bisa sederajat dengan mereka bahkan lebihh
    Bener tuh, eh ke kelas yuk. Ntar lagi masukan tuhh
    Mereka berdua pun meninggalkan kantin dan berjalan menuju kelas. Saat pulang sekolah, Sanft dan Rina mengikuti rapat umum OSIS SMA Mimpi Nusa dan lahi ? lagi mereka dikejutkan dengan kehadiran Jupiter ditengah ? tengah peserta rapat. Dan adu argument yang kemarin berlansung antara Sanft dan Jupiter pun terulang kembali, sampai ? sampai membuat Sanft kesal dan meinggalkan ruang rapat tanpa pamit

    Hari ke hari dan bulan ke bulan, Sanft dan Jupiter masih saja memiliki perbedaan argument tentang derajat wanita dan laki-laki. Sampai-sampai Sanft mendeklarasikan bahwa Jupiter adalah musuh terbesar dalam hidupnya dan tak akan pantas untuk dijadikan temannya. Sampai suatu saat Jupiter mengajak Sanft berbicara empat mata.
    "Sanft, bisa kita bicara??"
    Sanft hanya mengangguk    Kadang aku berfikir, kenapa kita selalu berdebat setiap ada pertemuan dimana pun dan kapan pun itu. Ada yang salahkah dengan diriku??
    Iya kamu salah, kamu selalu bersikeras dengan argumen mu kalau perempuan itu tak bisa sederajat dengan laki ? laki padahal kamu tau bahwa wanita juga bisa sederajat dengan laki-laki
    Hanya karena hal itu kau menjadikan aku ini musuhmu? Yang tak kau tegur saat kita bersama meskipun kamu dengan aku ini sekelas??    Aku paling benci dengan orang yang meremehkan perempuanh
    Bukannya aku meremehkan mu, aku hanya mengingatkanmu. Wanita itu tak akan bisa sederajat dengan laki ? laki. Ingat Sanft kodrat wanita itu menjadi mafmun laki-laki dan sampai kapan pun wanita  tidak akan bisa menjadi imamnya  laki-laki. Sebenarnya aku tak ingin berdebat hanya karena masalah ini dan bukan maksudku untuk membeda-bedakan antara perempuan dan laki-laki.

    Lalu kenapa kamu selama ini selalu menentang argumenku tentang perbedaan derajat wanita dan kenapa kamu selalu mempertahankan argumenmu bahwa derajat kita berbeda?    Sebenarnya aku ingin menjelaskan lebih detail tentang argumenku hanya saja waktu yang tak mengizinkannya. Derajat itu ngga penting buatku, dimata ku saling melengkapi lah yang seharusnya laki ? laki dan perempuan lakukan. Karena wanita membutuhkan laki ? laki dan begitu sebaliknya. Tapi dari segi kehidupan rumah tangga, wanita tidak bisa sederajat dengan laki-laki. Laki-laki itu pemimpin keluarganya sedang wanita hanya pemimpin anak-anaknya. Imam dalam sebuah keluarga itu laki-laki bukan perempuan. Memang kodratnya wanita menjadi mafmumnya laki-laki. Meski tak bisa sederajat, wanita bisa melengkapi laki-laki karena Tuhan menciptakan manusia untuk melengkapi satu sama lain. Jadi tolong rubah argumentmu, yang seharusnya kamu lakukan adalah menyerukan agar wanita dan laki-laki bisa saling melengkapi bukan bersaing untuk bisa sejajar derajatnyah
    
  Sanf membisu seketika, sesaat kemudian Jupiter pergi meninggalkan dia. Malam harinya Sanft masih memikirkan kata ? kata Jupiter, hatinya bertanya-tanya, apakah benar apa yang dikatakan Jupiter. Setelah berfikir, Sanf akhirnya sependapat dengan Jupiter bahwa laki-laki dan perempuan itu harusnya saling melengkapi bukan saling bersaing hanya karena derajat lebih tinggi.
    
Keesokan harinya, Sanft bergegas menuju sekolah. Ia ingin segera bertemu dengan Jupiter untuk menyampaikan kesetujuannya dengan Jupiter. Volvo silver Sanft melesat cepat ketika keluar dari garasi. Tapi sayang, ketika diperjalanan Sanft mengalami kecelakaan hebat. Dia segera dilarikan ke rumah sakit. Setelah di rumah sakit dia mengalami koma dan setelah satu minggu dia baru sadarkan diri. Saat dia sadar dari komanya, ternyata Jupiter ada di sebelahnya.
    "Hey, gimana? Udah mendingan" tanya Jupiter
    "Lumayan"
    Setelah percakapan singkat itu Jupiter harus meninggalkan Sanft karena ada keperluan. Keesokan harinya Jupiter datang lagi ke rumah sakit untuk menjenguk Sanft. Tapi saat itu Sanft sedang tidur tapi tak berapa lama Sanft bangun dan berkata
    Jupiter, terima kasih telah meyadarkanku selama ini. Kamu benar seharusnya wanita dan laki ? laki saling melengkapi antara satu dan lainnya. Sekarang aku ingin pulang, aku ingin beristirahat.h
    Hush, jangan ngomong yang bukan ? bukan. Kalau kamu pulang sekarang. Siapa yang akan melengkapi diriku disini?

    Aku akan melengkapi hidupmu, tapi bukan disini. Aku akan melengkapi hidupmu disana untuk selamanya. Sekarang aku harus pulang, mama dan papaku sudah menantiku disana. Aku pergi Jupiter, sebelum aku pergi, aku ingin mengatakan satu hal. Aku menyayangimuh setelah itu Sanft pergi untuk selama ? lamanya untuk menyusul kedua orang tuanya di surga.
    Di kuburan, Jupiter hanya mampu menatap batu nisan Sanft seraya berkata
    Akan ku tagih janjimu Sanft bahwa kau akan melengkapi hidupku disan untuk selamanya. Tunggu aku Sanft. Dan asal kau tahu, aku juga menyayangimuh sambil mencium batu nisan Sanft dan pergi berlalu
    Tampak sosok Snaft dari kejauhan tersenyum mendengar perkataan Jupiter.
    Aku akan tepati janjiku Jupiter.


THE END



   
   
   

Tidak ada komentar:

Posting Komentar